JAKARTA, 212news Salah satu buah yang memberikan berbagai keuntungan bagi tubuh adalah pepaya, terlebih lagi untuk sistem pencernaan.
Melansir Medical News Today Pepaya dipenuhi dengan berbagai macam nutrisi seperti vitamin C, vitamin A, serat, magnesium, serta folat. Selain itu, diketahui bahwa buah ini mempunyai sifat sebagai antioksidan, melawan pertumbuhan kanker, dan mengurangi peradangan.
Walaupun pepaya banyak mengandung manfaat, terdapat beberapa jenis makanan tertentu yang tidak dianjurkan untuk dimakan bersamaan dengan pepaya. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan di sistem pencernaan.
Berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya tidak dimakan bersamaan dengan buah pepaya:
1. Makanan fermentasi
Makanan yang sebaiknya dihindari saat mengonsumsi pepaya adalah jenis makanan fermentasi, misalnya seperti asinan kol, kimchi, ataupun acar. Hal ini karena makanan tersebut memiliki probiotik serta enzim yang bisa bereaksi dengan enzim dalam buah pepaya.
Papaya kaya akan enzim papain yang bersifat proteolitik, yaitu bisa mendegradasikan protein. Enzim tersebut amat membantu proses pencernaan; tetapi apabila bereaksi dengan enzim-enzim lain pada makanan fermentasi, misalnya probiotik, hal itu dapat menyebabkan tidak seimbangnya kadar enzim di dalam tubuh.
Tubuh merespons ketidakstabilan enzim dengan mengakibatkan sensasi mual serta vomitus. Tambahan pula, jika enzim papain berfungsi secara berlebihan, hal tersebut bisa menimbulkan gangguan pada lapisan usus dan meningkatkan laju transit makanan dalam sistem pencernaan, akhirnya mendukung timbulnya diare.
2. Produk olahan susu
Mengonsumsi makanan dari hasil pengolahan susu seperti mentega, keju, serta yogurt bersama pepaya bisa menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan dan kram di perut. Pepaya mengandung zat aktif bernama enzim papain dan chymopapain, yang dikenal karena kemampuan mereka dalam melarutkan protein atau disebut juga sebagai sifat proteolitik.
Saat bertemu dengan protein pada susu, enzim-enzim tersebut bisa membuat protein susu membentuk gumpalan yang sulit diproses oleh sistem pencernaan. Gumpalan protein susu yang terbentuk karena bereaksi dengan enzim dari papain mungkin akan menimbulkan sejumlah gangguan pencernaan seperti bengkak perut, kram sampai diare.
3. Makanan tinggi protein
Seperti halnya produk susu, makanan yang kaya akan protein sebaiknya dihindari untuk dimakan bersama pepaya. Saat tercampur dengan nutrisi protein dari hidangan tinggi protein seperti daging, ikan, telur, atau biji-bijian, enzim pada buah pepaya bisa mempengaruhi cara tubuh mencerna protein tersebut.
Akhirnya, tubuh mengalami kesulitan dalam penyerapan nutrisi yang tepat. Reaksi antara enzim dari pepaya dengan protein dalam makanan bisa memicu gangguan pencernaan semisal perut buncit, rasa mual, hingga diare, serta bisa pula menciptakan alergi bagi sebagian individu.
4. Makanan yang digoreng
Konsumsi makanan seperti ayam goreng bersama pepaya disarankan untuk dihindari karena bisa memicu gangguan pada perut. Gorengan kebanyakan memiliki kandungan lemak yang tinggi.
Lemak cenderung memerlukan durasi yang lebih panjang dalam proses pencernaan bila disbandingkan dengan buah seperti pepaya. Saat dimakan secara berbarengan, hal tersebut bisa membuat jalannya pencernaan jadi semakin rumit dan memberikan tekanan ekstra terhadap saluran pencernaan.
Campuran lemak berlebih yang ditemukan di makanan gorengan bersama dengan enzim penghancur protein dalam buah paprika bisa mengakibatkan stimulasi tidak nyaman terhadap selaput lendir perut. Ini dapat menimbulkan tanda-tanda seperti rasa ingin muntah, bengkak perut, serta sensasi panas di dada atau sering disebut asam lambung.
5. Makanan pedas
Berikutnya, makanan yang sebaiknya tidak dicampuradukkan dengan pepaya adalah hidangan berbumbu pedas. Hal ini disebabkan karena mengkonsumsinya secara bersama-sama bisa memicu gangguan pada sistem pencernaan.
Makanan yang bersifat pedas serta enzim papain dari buah pepaya bisa menimbulkan gangguan pada saluran pencernaan. Apabila kedua hal tersebut dicampurkan, efeknya dapat bertambah buruk dan mengakibatkan sejumlah permasalahan dengan sistem pencernaan Anda.
Makanan yang bersifat pedas bisa menstimulasi penghasilan asam di perut. Di samping itu, enzim papain yang terdapat pada buah pepaya pun berpotensi mengubah tingkat keasaman tersebut. Ketika kedua faktor ini digabungkan, risikonya untuk masalah maag menjadi lebih besar. heartburn dan refluks asam lambung.