Tidak disadarinya, ada beberapa rutinitas harian yang dapat memiliki dampak negatif terhadap kesejahteraan lambung. Apabila diabaikan, hal ini mungkin menyebabkan masalah dengan sistem pencernaan.
212news Tanpa disadari, kita sering melakukkan kebiasaan-kebiasaan yang berpotensi mengganggu sistem pencernaan.
Salah satu ilustrasi umumnya adalah mengonsumsi kopi ketika perut dalam keadaan kosong, hal ini bisa menaikkan tingkat keasaman serta memicu bengkak di perut.
Akan tetapi, di samping itu, terdapat beberapa kebiasaan lain yang mungkin kerap kali disepelekan namun dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan perut kita.
1. Mengonsumsi jus jeruk pada pagi hari saat perut dalam keadaan kosong
Apabila biasanya Anda membuka hari dengan minum segelas jus jeruk, lebih baik pikir-pikir lagi deh. Meminum buah jeruk ketika perut masih kosong bisa meningkatkan sekali produksi asam di dalam lambung sehingga menimbulkan rasa mual, bengkak perut, nyeri di bagian perut, serta heartburn atau pencernaan tidak enak.
Di samping itu, fruktosa pada buah bisa melambatkan proses pencernaan apabila dimakan sebelum makanan utama, yang kemudian dapat menimbulkan gangguan terhadap keseimbangan flora beneficial di saluran cerna.
2. Memakai spons untuk mencuci piring
Penyokong iklan seringkali menjadi habitat untuk pertumbuhan bakteri lantaran sifatnya yang cepat menyerap kelembapan.
Sebagai gantinya, coba pakai sikat dari plastik atau silikon yang lebih cepat kering dan praktis untuk dicuci.
Agar tetap bersih maksimal, sikat gigi harus dicuci menggunakan mesin cuci piring minimal satu kali dalam seminggu.
3. Meninggalkan Piring Kotor dalam Mesin Cuci Piring Selama Berjam-jam
Bisa jadi tampak remeh, namun meninggalkan piring yang belum dicuci di dalam mesin pencucian selama lebih dari satu hari bisa menjadikannya sarang bagi pertumbuhan bakteri.
Apabila mesin cuci piring belum mencapai temperatur yang cukup panas, bakteri bisa tetap bertahan. Karena itu, dianjurkan untuk langsung membersihkannya sesudah dipakai.
4. Menyubstitusi Makanan Pokok dengan Salad
Memang benar salad kaya dengan vitamin dan serat, namun apabila dijadikan penggantian untuk makanan pokok tanpa penambahan sumber protein, hal ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi pada tubuh.
Di samping itu, konsumsi makanan dingin yang berlebihan bisa melambatkan proses pencernaan dan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
Agar kesehatan pencernaan tetap baik, imbangi dengan mengonsumsi makanan yang lebih panas.
5. Konsumsi Yogurt ataupun Dadih pada Malam Hari
Walau yogurt bermanfaat buat kesehatan saluran cerna, memakannya pada waktu malam sebenarnya bisa menyebabkan dampak buruk, apalagi bagi orang-orang yang mudah alami masalah seperti refluks asam atau kelainan pencernaan.
Ketika mendekati waktu istirahat, metabolisme tubuh menjadi lebih lambat, sehingga mengonsumsi makanan dengan tingkat keasaman tinggi seperti yoghurt dapat memicu ketidaknyamanan di perut dan meningkatkan risiko konstipasi.
6. Sering Berlebihan Mengunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet secara berlebihan bisa menimbulkan beberapa gangguan kesehatan, antara lain sakit rahang serta diare.
Sebagian permen karet mungkin memuat pemanis sintetik yang susah diurai oleh tubuh, dan hal ini dapat menimbulkan masalah pada sistem pencernaan apabila dimakan dalam jumlah banyak.
Maka dari itu, lebih baik membatasi asupan permen karet hingga maksimal satu buah setiap harinya.
7. Menggabungkan Beberapa Tipe Buah Secara Bersamaan
Berdasarkan pendekatan Ayurveda, lebih baik mengonsumsi buah sendiri-sendiri tanpa mencampurnya dengan jenis buah yang berbeda.
Tiap buah punya kadar keasaman yang tak sama, dan apabila dicampurkan bisa merusak proses pencernaan.
Di samping itu, sebab buah-buahan mempunyai masa pencernaan yang tidak sama, menggabungkannya dapat menambah kemungkinan timbulnya gas dalam perut dan masalah pada lambung.
8. Konsumsi Kopi Berlebihan
Meminum terlalu banyak kopi bisa menyebabkan iritasi pada selaput lendir perut akibat kadar asam dan kafein di dalamnya yang tinggi.
Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah seperti sindrom hati-hati kembali, radang lambung, serta penyakit pencernaan jangka panjang, terlebih lagi pada orang-orang dengan sistem pencernaan yang peka.
Apabila Anda kerap merasakan asam lambung sesudah meminum kopi, pikirkanlah untuk mengecilkan porsinyanya atau beralih ke minuman lain yang lebih tidak menyiksa perut. (TribunSytle.com/Aris/brightside.me)